Menunggu Tiada Pasti
Karya : Eli Jaya
Senja mulai cemas
menangis ketakutan saat mentari belalu
putih terang wajah purnama
hanya tampak memanggil dan tertunduk
tak sanggup untuk menatap
Langit kelabu selalu temani awan berlalu
hendak ternoda berlinangan abu
hanya menunggu kapan bertebaran
di terpa angin menjelang petang
Gemetar tiada henti
menunggu-nunggu kepastian menghampiri
entah sampai kapan letih menunggu
bila tak sampai akan luruh
hingga sekarat terus menuai rapuh
meraung-raung sampai mentari kembali
Tidak ada komentar:
Posting Komentar